Jual BlackPearl (membesarkan payudara) 150.000/kotak (1 kotak isi 36 butir)
Slimcho (menurunkan berat badan) 150.000/kotak (1 kotak isi 36 butir)
Jasmine (awet muda) 100.000/kotak (1 kotak isi 36 butir)

Pemesanan :
Line : produkperawatan

#jual #infoproduk #iklan

Bukti Ilmiah dan Kata Para Ahli Tentang Coklat

artikel tentang coklatCoklat yang sering digunakan sebagai salah satu cara menyatakan cinta, ternyata bukan sekedar tradisi, tapi juga punya dasar ilmiah. Yang membuat coklat dicap jahat adalah karena gula, mentega, atau krim susu yang terdapat di dalam coklat olahan seperti brownies, black forest, atau permen coklat. Coklat kaya flavonoid yang merupakan komponen polifenol yang mengandung 15 karbon, dengan dua cincin aromatik yang dihubungkan oleh tiga jembatan karbon.

  • Ramiro E dan kawan-kawan dari Department of Physiology Faculty of Pharmacy, University of Barcelona, Spanyol, dalam jurnal Nutrition tahun 2005 menyatakan bahwa ekstrak kakao (coklat) dapat mengaktifkan ilmfosit T secara down-modulated, dengan begitu respon imun diperoleh. Keadaan ini dibutuhkan bila keadaaan sistem imun hiperaktif seperti autoimun atau penyakit inflamasi kronis (chronic inflammatory diseases).
  • J.A. Duke dalam jurnal Med. Food tahun 2000, mengatakan bahwa aktifitas biologis kakao, dua sendok makan coklat dalam segelas air atau susu dapat digunakan untuk meringankan penyakit parkinson, mastitis, penyakit liver, disfungsi seksual, dan obesitas.
  • Coklat juga bisa mengangkat mood. Berdasarkan penelitian dari university of New South Wales, coklat dapat mengaktifkan sistem dopamin di otak. Sistem ini dapat mengembangkan rasa positif dan meningkatkan kesenangan. Rasa dan tekstur coklat dalam mulut memberikan sensualitas tersendiri bagi indra-indra kita sehingga bisa meningkatkan mood baik.
  • Tahun 1999, penelitian dari University of Scranton di Pennsylvania menemukan coklat mengandung lebih banyak flavonid dibanding 23 sayuran dan buah yang berbeda.
  • Penelitian dari Harvard University School of Public Health menyimpulkan bahwa orang yang mengonsumsi coklat secara teratur hanya 1 banding 5 resiko sakit jantungnya dibandingkan orang-orang yang tidak makan coklat.
  • Pada Februari tahun 2006, Penelitian di Wageningen University di Belanda melaporkan flavonoid coklat meningkatkan fungsi sel yang melindungi pembuluh darah. Semakin banyak coklat yang dimakan oleh para pria, semakin rendah tekanan darahnya. Penelitian ini berlangsung selama 15 tahun dan menemukan kalau pria yang memakan coklat hanya setengahnya yang meninggal selama masa uji penelitian dibanding yang tidak makan coklat sama sekali. Sebanyak 50% lebih rendah kematian akibat sakit jantung dan 47 persen lebih rendah kematian prematur/dini akibat berbagai sebab, dibanding kelompok kontrol.
  • Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Nutrition menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 3,4 ons cairan yang mengandung bubuk kakao/cocoa setiap hari selama tiga bulan meningkat aliran darahnya ke kulit dan 25% lebih rendah kulit rusak akibat keriput, terbakar matahari, dan kanker kulit.
  • Penelitian yang dilakukan di Wheeling Jesuit University di Virginia Barat menunjukkan bahwa konsumsi coklat dapat meningkatkan performa kognitif sebanyak 20 persen.
  • Meski pahit ternyata coklat hitam dapat membantu memperlancar peredaran darah. Demikian hasil presentasi pada pertemuan tahunan American College of Cardiology di New Orleans, AS baru-baru ini. Namun hanya coklat hitam tanpa pemanis (gula pasir) yang mampu memperlancar aliran darah dan sekaligus meningkatkan fleksibilitas arteri pada lengan atas. Sementara itu, coklat hitam dengan tambahan pemanis justru akan berefek sebaliknya.
  • Peneliti dari University Hospital di Zurich meneliti 20 pria peroko, yang beresiko tinggi pengerasan arteri yang merupakan karakteristik penyakit jantung, untuk melihat efek coklat pekat dan coklat putih, pada aliran darah arteri. Subyek, yang diminta untuk tidak memakan makanan kaya antioksidan selama 24 jam, diberikan 40 gram coklat untuk dimakan. Setelah 2 jam, scan ultrasound menunjukkan coklat pekat (yang terbuat dari 74% kakao padat), secara signifikan meningkatkan kelenturan aliran darah, sementara coklat putih (4% kakao) tidak memberikan efek.
  • KK Atsina, lulusan University of Ghana Medical School dalam risetnya menggunakan bubuk kokoa sebagai obat tambahan guna mengobati penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi dan diabetes.
  • Peneliti dari Ghana, Professor F. Kwaku Addai pada dalam jurnal Medical Hypotheses menuliskan rekomendasinya kepada masyarakat Ghana untuk mengkonsumsi dua atau tiga gelas coklat perhari untuk melindungi tubuh dari penyakit malaria.”Saya menggunakan coklat untuk mengobati penyakit malaria  sejak tahun lalu. Tapi semenjak tahun 2004, ketika keluarga saya mulai meminum kokoa dengan gula alami dan air panas, kami terhindar dari malaria,” tukasnya kepada Dailymail.co.uk, Rabu (24/3). Ia pun menyarankan kepada setiap dokter untuk memberikan mereka segelas coklat pada  pasien dengan penyakit mata dan asma.
  • Di Inggris, ahli operasi mata dari Harley Street’s London Vision Clinic menyarankan pasien mereka untuk minum segelas coklat panas 30 menit sebelum operasi. “Pasien yang mengkonsumsi coklat sebelum operasi akan menghilangkan rasa gelisah, lebih fokus dan mudah diajak kerjasama ketimbang pasien yang lebih dahulu disuntikan obat penenang,” ujarnya.”Sebagai contoh, dengan relaksasi, pasien lebih perhatian dan saya bisa menjalankan prosedur operasi tak kurang dari tiga menit. Sedangkan pasien dengan prosedur operasi yang sama tapi hanya mengandalkan obat penenang bisa memakan waktu yang lama,” ujarnya.

Walaupun berbagai hasil penelitian sangat meyakinkan, sebaiknya kita harus tetap waspada dan bijak dalam mengonsumsi coklat. Apalagi coklat yang dijual di pasaran sebagaii jajanan kebanyakan dibuat dari coklat “palsu” atau perasa coklat saja. Terlebih lagi kndungan kakaonya juga rendah dan minyak kakaonya sudah diganti minyak sawit yang lebih murah. Karena coklat jenis ini bila dikonsumsi berlebihan bisa menimbulkan gangguan bagi kesehatan.

Coklat Dach dibuat dari coklat pilihan yang mengandung beberapa jenis herbal unggulan. Dengan komposisinya yang inovatif ini, Coklat Dach dapat Anda pakai untuk menjaga kesehatan dan memyembuhkan berbagai penyakit.

 

 

  • Name:Akasia OS
  • Address:Website saya :

    www.produkperawatan.org
    www.ordercoklatdach.com
    www.galerirahma.wordpress.com
  • Telephone:WhatsApp : 085321788290 (LINE/WhatsApp)
  • Email: maucantik@gmail.com

Comments are closed.